Thursday, June 2, 2011

1 Jun tiba lagi. Syukur, saya masih diberi kesempatan melihat usia lama mengengsot pergi; dan usia baru bertandang datang. Terima kasih pada saudara-saudara, saing dan sobat yang mendoakan saya dengan ingatan dan doa yang manis. Terkedu dan terharu bila pelajar menyanyikan ucapan selamat ulang tahun di kamar kerja secara tiba-tiba, juga di dewan kuliah. Malu pun ada. Pada ingatan dan doa yang manis ada bermacam doa dan harapan, termasuklah semoga panjang umur, murah rezeki, dan sentiasa dalam lindungan-Nya. Amin.

Dan pada setiap datang umur baru, setiap doa yang mendoakan saya panjang umur, saya semakin tahu umur saya semakin menyusut dan pergi. Yang tinggal pada saat ini hanyalah saki baki usia. Hari saya kian pendek, dan bakinya yang entah, hanya Allah pemilik alam ini yang maha mengetahui. Syukur tak terhingga, Dia masih memberikan ruang dan kesempatan untuk saya ...

36

Tak ada puisi untukmu
tahun ini, Wan
kau yang memilih simpang begitu
tak ada kek yang manis
juga untukmu

Kau yang sengaja memilih
selokan dan jalan yang sunyi
kau hamparkan diammu
pada usia yang menambah
dan hari lama yang tercicir
di simpang jauh

Kau merenung di mana atau ke mana
kau habiskan waktu pada usiamu
yang telah terecer

Ini hari baru
di usiamu yang baru
kau merenung jauh ke dalam diri
melihat waktu yang masih tersisa

Tak kau tahu sampai bila
kau punya waktu dan kesempatan terbaik
seperti kini

Selamat ulang tahun
syukurlah,
Dia masih ada untukmu.

1 Jun 2011.

4 comments:

Rahimidin Z said...

36 ni sama dengan 16.

Hasmora said...

bijok matometik abe Im, ambo brehi.. hiha..

benuasuluk said...

Ngah,
16 pun macam daun juga,boleh luruh.

benuasuluk said...

Mora,
sifir sheikh kita ni banyak jawapan heh heh