Friday, March 6, 2009

Seniman Harus Berangkat dan Kembali



kerana Dia lebih abadi
kau harus berangkat
meninggalkan
nestapa keluarga
duka tetangga
rawan taulan

hidup adalah pengalaman singkat
seperti beberapa huruf dan kata
yang dibentuk menjadi sebuah hikayat
di dalamnya tercatat sejumlah perjalanan
semuanya terhitung setelah kembara berakhir

kau harus berangkat
kembali
ketika namamu diseru

kau akan hidup di sisi kami
dengan sejarah yang tak pernah mendustai
takdir dan perjalanan seorang seniman

kerana perjalanan seorang seniman itu
tinggal abadi, tidak seperti usianya yang pergi


16 comments:

Anonymous said...

zubir palestin,
al fatihah.

benuasuluk said...

awang,
mimpi ngerinya tentang sabra dan shatila, berakhir kini.

Sari Dahlia said...

jasanya arwah mengajar kami, penulisan lirik...tetap kami ingat. smua terkejut dgn berita ini. Al Fatihah.lagu doa dan balada gadis kecil...jadi kenangan.

Hasmora said...

beliau pernah jadi guru saya juga.. meski beberapa jam cuma.. arwah ajar petua menulis lirik dan lagu juga.. dalam satu seminar anjuran jabatan dakwah.. menulis lirik dakwah!

al-fatihah

Denanz ... said...

al-fatihah. lagu penantian masih segar dalam ingatan.

Anonymous said...

encek zubir yang cool

semoga aman di "sana"

Romibaiduri Zahar said...

encik zubir bagai bapa kedua...
bukan sekadar mengajar ilmu malah mengajar saya erti hidup...
terlalu singkat pertemuan...
masih terasa-rasa dia ada...
menegur dan menghiburkan hati yang pernah lara....
encik zubir pasti akan kekal abadi dalam ingatan...
saat penantian berputar...
mata tak henti-henti menangis...
rindu melihat keletahnya dalam kelas...
andai dapat waktu itu dirakam...
Al Fatihah...
sesungguhnya Allah lebih menyayangi mu...

benuasuluk said...

czuka,
seniman ini hidupnya singkat; tetapi yang tertinggal untuk kita selalunya kekal.

benuasuluk said...

hasmora,
beruntung sdr. dapat juga sekejap menjadi anak muridnya. Moga jasa-jasanya mendidik akan menjadi hitungan yang baik untuknya di sana. Amin.

benuasuluk said...

epool,
moga-moga. Amin.

benuasuluk said...

romi,
alangkah singkatnya hidup kita. Kita juga bakal menyusur ke sana...
loghat utaranya seqwaktu kami berbicara akan kekal mekar dalam ingatan. Al-fatihah.

benuasuluk said...

denanz (tertinggal pula nama lu),
waktu hingus masih meleleh, lagu ini sudah kuat mendesak kalbu. Moga damai dia di sana.

Dari Gombak Ke Padang Merbok said...

Rase tidak percaya mengatasi realiti kepulangan... namun tetap akur...

Selagi darah mengalir ilmumu akan digunakan sebaiknya....

Al-fatihah

benuasuluk said...

tengah,
kematian tetap tiba dalam rahsia. Kita pun, akan jua ke sana.

Eva Sardiyanti Sarudin said...

~ terasa baru semalam kami bernyanyi bersama-sama di dalam kelas dan kini beliau telah pergi... tanpa pamit...

Al-Fatihah...

benuasuluk said...

rainrose,
2009 ini macam tahun seniman harus pergi. Al fatihah untuknya.