
kau selalu teringat kenangan
ketika kanak menangkul udang di sungai
menahan taut haruan di musim air sungai melimpah sesudah hujan
menangkap pelaga di celah-celah rimbunan pohonan nipah
sesekali mengikut nendamu di petak sawah musim tenggala
menjerit riang bila serkap dapat menangkap haruan dan keli
yang terbenam dalam lumpur sawah
selalu ketika musim membajak beginilah seluruh petak sawah
riuh dengan tetangga dan teman-teman
memburu ikan darat yang meruah di petak sawah
menjelang petang, kau cebur ke dalam sungai
membersihkan segala lumpur dan kotor di badan
malamnya, kau membuka quran di depan gurumu
kini setelah kau dewasa dan jauh meninggalkan alam kanakmu
sesekali kau terlambung ke ingatan silam yang jauh
seperti hari inilah, kau menjaring kembali masa lalumu
dan sesudah hampir sedekad nenda Maryammu berangkat pergi
kau tiba-tiba teringat serkap dan tangkul
yang sering menemankan nenda, di mana menghilang?
hari ini, sekali lagi kau menyusur ke jalan jauh
yang penuh kesepian
dan membiarkan kelopak kenangan membasah ...
4 comments:
tuan...rindu dan indah kenangan yg kini takkan lagi berulang...cuma bertandang dlm ingatan
tuan,
begitulah sebuah kerinduan yang tidak mungkmin kita nikmati kembali sebab umno dah rosakkan semua kenangan indah itu.
kri,
kadang-kadang; kadang-kadang ia datang, dan mengusik.
abang sham,
menatang apa umno tu? kereta pot ke?
:-)
Post a Comment