Monday, August 4, 2014


Kembali ke rumah lama tinggalan almarhum
sekadar merapi kenangan
pohon bunga yang ditanam
berdekad-dekad lalu
begitu panjang usianya
ia tetap masih berbunga merah
seperti dulu jua
tangan sejuk nendalah
yang menggemburnya dulu penuh kasih
hanya kembang hayatnya melangkaui usia nenda
tapi seperti nenda yang telah berpulang
menemui Pencipta
pohon kesayangan nenda ini
juga akan mereput dimakan waktu

Setiap kali pulang
hatiku gemetaran
menatap kembang
kesayangan almarhum.

~ Alor Senibong, 2 Syawal
 
 




No comments: