Negeri Kata-kata
apakah yang ingin kautawar kepadaku
sewaktu aku berkunjung
ke negeri kata-katamu
entah hanya selonggok kata
berlarik merdu
tapi di dasarmu, terkumpul keladak sikap
terhimpun keruh muslihat
atau, di negeri kata-katamu
kutemui sinar akrab
dan pesona syahdu
pada kata-katamu yang menimba hasrat
dengan akal di puncak angkasa
diam-diam, aku mengunjungi negeri kata-katamu
belajar menonton dan menafsir
keajaiban kata-kata
sama ada meracun, atau bermadu
diam-diam, aku mengungsi keluar
dari negeri kata-katamu
dengan akal baru
atau dengan akar terpenjara.
apakah yang ingin kautawar kepadaku
sewaktu aku berkunjung
ke negeri kata-katamu
entah hanya selonggok kata
berlarik merdu
tapi di dasarmu, terkumpul keladak sikap
terhimpun keruh muslihat
atau, di negeri kata-katamu
kutemui sinar akrab
dan pesona syahdu
pada kata-katamu yang menimba hasrat
dengan akal di puncak angkasa
diam-diam, aku mengunjungi negeri kata-katamu
belajar menonton dan menafsir
keajaiban kata-kata
sama ada meracun, atau bermadu
diam-diam, aku mengungsi keluar
dari negeri kata-katamu
dengan akal baru
atau dengan akar terpenjara.
(Berita Minggu, 30 Oktober 2011)
2 comments:
Tahniahlah kerana semakin memahami muslihat kata-kata.
MARSLI N.O
Sdr. Marsli,
diam-diam memerhati.
Post a Comment